Read article below in English (click)
Baca artikel berikut dalam bahasa inggris (klik)
Bagaimana kita bisa merasakan sakit ketika di cubit?, bagaimana terjadi reflek ketika tangan tersulut api?, bagaimana kita melihat, mendengar dan lain sebagainya??? Nah, mungkin jawabannya ada dalam pembahasan berikut, Artikel ini akanberbicara tentang sistem syaraf.
Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.
Sistem saraf tersusun dari berjuta-juta sel saraf. Berdasarkan struktur dan fungsinya, sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sel saraf sensori, sel saraf motor, dan sel saraf intermediet (asosiasi).
• Sel saraf sensori
Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet).
• Sel saraf motor
Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi, sedangkan aksonnya dapat sangat panjang.
• Sel saraf intermediet
Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya.
Kelompok-kelompok serabut saraf, akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf.
• PEMBAHASAN
Untuk item pembahasan ini, saya menggunakan contoh kasus pada Amphibi (coz kebetulan buatnya pas praktikum sistem syaraf pada amphibi,
)Sistem saraf pada Amphibi berdasarkan topografinya dibedakan menjadi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan.
Otak dan medulla spinalis pada amphibi,selain dilindungi oleh tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, juga dilindungi oleh 2 lapisan selaput meninges. Dua lapisan meninges pada amphibi dari luar ke dalam adalah duramatar (yang berupa jaringan ikat) dan pia-arakniod yang vascular. Di antara dua lapisan tersebut terdapat spatium subdurale. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.
Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu:
1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea)
2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba)
3. sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat
Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih.
Pada otak amphibi terdapat bagian-bagian
a. Lobus olfaktorius
Lobus olfaktorius pada amphibi memiliki trunckus bulbus olfaktorius. Lobus ini tidak terlalu berkembang. Oleh karenanya berbentuk relative kecil dan merupakan penonjolan dari bagian yang disebut hemisperium serebri. Kurang berkembangnya lobus olfaktorius yang berperan sebagai pusat pembau pada amphibi, berhubungan dengan cara hidupnya yang tidak terlalu banyak membutuhkan peran dari lobus olfaktorius sebagai pusat pembau.
b. Otak besar (serebrum)
Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan atau gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik.
Serebrum pada amphibi terdiri atas sepasang hemispermiun serebri. Pada serebrum memungkinkan terjadinya aktivitas-aktivitas yang kompleks, misalnya pembiakan dan macam-macam gerak.
c. Otak tengah (mesensefalon)
Otak tengah terletak di depan otak kecil. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis. Thalamus amphibi terletak di bagian dorsal otak dan merupakan jembatan antara serebrum dan mesenshefalon. Sedangkan kelenjar hipofisis terletak pada bagian ventral otak yang berfungsi mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Oleh karenanya dikatakan sebagi Master of Glands.
Pada bagian atas (dorsal) otak tengah juga terdapat lobus optikus dan sepasang nervus optikus yang saling bersilangan. Pertemuan atau persilangan antara dua nervus optikus disebut sebagai chiasma. Lobus ini merupakan pusat penglihat, karena semua nervus optikus bermuara pada lobus ini. Stimulus yang berupa cahaya dan diterima oleh mata sebagai reseptor diubah menjadi impuls dan disalurkan ke nervus optikus yang akhirnya diterjemahkan pada lobus optikus, sehingga timbul sensasi penglihatan. Lobus ini juga berfungsi mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran. Lobus optikus pada amphibi lebih berkembang daripada lobus olfaktorius. Hal ini karena amphibi, contohnya katak merupakan hewan lokturnal. Hewan-hewan lokturnal lebih banyak melakukan aktivitas pada malam hari, sehingga lobus optikus lebih dibutuhkan oleh amphibi.
Selain itu, pada bagian dorsal otak tengah juga terdapat kelenjar epifisis. Kelenjar ini disebut juga Badan pineal yang berfungsi ketika terjadi pembentukan pigmen pada permukaan tubuh.
Pada bagian ventral, selain terdapat kelenjar hipofisis juga terdapat kelenjar hypothalamus dan infundibulum. Pada kelenjar hypothalamus terdapat sel-sel neurosekretori (sel saraf yang menghasilkan secret). Secret dari sel ini berupa neurohormon yang berfungsi untuk mempercepat penyampaian impuls dari sinapsis yang satu ke sinapsis yang lain. Sedangkan infundibulum, merupakan tangkai dari hipofisis yang berfungsi menghubungkan hipofisis dengan hypothalamus.
d. Otak kecil (serebelum)
Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Serebelum pada amphibi mereduksi, karena aktifitas otot relative berkurang.
e. Sumsum lanjutan (medulla oblongata)
Sumsum lanjutan berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum lanjutan juga mempengaruhi refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.Selain itu, sumsum lanjutan juga mengatur gerak refleks yang lain
Sumsum tulang belakang (medulla spinalis)
Medulla spinalis merupakan lanjutan dari medulla oblongata yang masuk ke dalam kanalis vertebralis. Pada amphibi, medulla spinalis mengalami pembesaran di bagian servikalis. Medulla spinalis berfungsi menghantarkan impuls sensori dari saraf perifer ke otak dan menyampaikan impuls motoris dari otak ke saraf perifer. Selain itu juga merupakan pusat dari refleks.
Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu.
Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor.
Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden.
Sistem saraf tepi
Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.
1. Sistem Saraf Sadar
Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.
Pada amphibi saraf cranial berjumlah 10 pasang
1. Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8
2. lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 12
3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10.
Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting.
Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor.
Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.
a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher, bahu, dan diafragma.
b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan.
c. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki.
2. Saraf Otonom
Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.
Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.
Tabel Fungsi Saraf Otonom
•Parasimpatik
• mengecilkan pupil
• menstimulasi aliran ludah
• memperlambat denyut jantung
• membesarkan bronkus
• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
• mengerutkan kantung kemih
•Simpatik
• memperbesar pupil
• menghambat aliran ludah
• mempercepat denyut jantung
• mengecilkan bronkus
• menghambat sekresi kelenjar pencernaan
• menghambat kontraksi kandung kemih
• Mekanisme Penghantar Impuls
Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara, di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut.
1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf
Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi) terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik, tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin.
Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls, karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik.
Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh mitokondria dalam sel saraf.
Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah.
2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis
Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitter berupa asetilkolin. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis.
Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya.
Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf.
Gerak pada umumnya terjadi secara sadar, namun, ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke saraf sensori, dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak, kemudian hasil olahan oleh otak, berupa tanggapan, dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor.
Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan, tanpa memerlukan kontrol dari otak. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Contoh gerak refleks misalnya berkedip, bersin, atau batuk.
Pada gerak refleks, impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas, yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang, kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf, diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor, yaitu otot atau kelenjar. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak, misalnya, gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut.
Sumber:
Anonim, 2006. Knowledge Antomi. Progam animasi anatomi
Pratiwi, DA.1996. Biologi 2. Jakarta. Erlangga
Tenzer, Amy. 2003. Petunjuk Praktikum Struktur Hewan II. Malang. Jurusan Biologi UM
Tim Asistensi. 1990. Diktat Asistensi Anatomi Hewan-Zoologi. Yogyakarta. Jurusan Zoologi UGM
Tenzer, A. 1998. Struktur Hewan Bagian I. Malang: IKIP Malang
Tenzer, A.DKK. 2003. Struktur Hewan II. Malang: Universitas Negeri Malang
You speak in English?
Read article above in English (click)
Baca artikel diatas dalam bahasa Inggris (klik)


Comments on: "SISTEM SYARAF" (107)
mo ngucapin makasih aja buat ulasannya tentang saraf otonom. kebetulan lagi ada tugas tentang saraf, pdhl pengetahuan faal saya terbatas banget
. sy cari kemana2 ga ketemu penjelasan yang memuaskan. eh malah adanya di blog. lucu juga ada blog kaya gini. kaya kuliah gratis aja nh. hehehe.
terima kasih mas. saya terbantu dengan blog ini…
semoga terus di update
salam kenal.
Assalamualaikum…
Makasih banyak mas, sama kaya Echi, kebetulan lagi da tugas nyari info tentang saraf, karna males ngrangkum Guyton, jadi nyari di Google deh, en ternyata dapet. salah satunya ya ini.
Makasih bgt y mas, manfaat banget tuh.
Wassalamualikum.
Assalamualikum
May Allah bless you.. thanx 4 it
# syukron katsrir
mas, bagaimana dengan pembagian saraf sinapsis hambatan dan aktifasi??
makasih bgt tas artikel ni, tp ulsan ttg sistem saraf pada hewan kurang
ASSALMLKM,,,
MAKASIH MAZ……..
## walaikum salam,
sama-sama
assalamu’alaikum………..
tengkyu banyak ya maz uda buat ulasan ttg sistem syaraf ne, kebetulan baru ja dapet materinya……….
tapi q juga punya saran, gimana kalo ditambah gambar2 gitu biar lebih jelas ja, seengga’2nya kan ada sesuatu yang menarik perhatian gitu, hehe…….cuma usul kok!!!
tapi semuanya uda bagus bgt, once makasih bgt ya……..
## wokeh-wokeh, sedang diusahain bu, ini saya lagi nyari-nyari lagi file2 yang udah pernah tak publis, kalo ada fotonya kita tempel deh entar, sabar ya!
maaf mas dapat reverencenya dari mana????
saya agak bingung dengan penghantaran impuls melalui sel saraf dan melalui sinapsis,dan mas bilang penghantaran impuls melalui sel saraf tergantung pada ada atau tidaknya aelaput myelin bukannya perjalanan saraf tidak melalui selaput myelin karena selaput tersebut bersifat isolator sehingga saraf langsung melompat menuju nodulus rainver.Dan apakah depolarisasi terjadi hanya karena perubahan poytensial saja??????
saya minta buku atau darimana mas mengambil reverencenya,terimakasih atas perhatiannya,itu situs friendster saya….
terimakasih….
makacih…makacih….banget.atas ulasannya. bener-bener ngebantu buat bikin tugas makalah.alhamdulillah dengan ini referensinya makin banyak ma nambah wawasan.
thanks yach infonya pr ipa clara bner smua dech….!!!!
btw implus apaan sh??? agak bingung ney….
klo blh tw iqbal rank mna yach???
skli lg thanks yach…..
### sama2, senang bisa sdikit membantu
makasih!!!! bget brow infonya bannyak ngebantu aku banget thanks yaw!!!!!!
Mas,,,makasi y infonya…
oiya minta jelasin tentang saraf kranial tuh apa aja,,,n fungsi masing”..
makasih
[...] Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.Sistem saraf tersusun dari berjuta-juta sel saraf. Berdasarkan struktur dan fungsinya, sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sel saraf sensori, sel saraf motor, dan sel saraf intermediet (asosiasi). (http://iqbalali.com/2007/04/29/sistem-syaraf/) [...]
Mksi bgt ms..
Kalo boleh tanya,,
pada bgian2 medulla spinalis kn ad 5 bag,yg 4 bagian kn sdh dbwt keluwr syaraf smpts dan parasimpatisyg st ko g dbwt klwr?He2..
Mksi..
Aku mo nanya ttg penyakit Menangukel (kelenjar Hipofisis bagian atas Dorsal)
karena aku nyari ko ga nemu2..
itu penyebabnya karena apa?dan bagaimana mengobatinya..
Kira2 punye referensi RS/nama dokter yang bisa menangani?
Terima KAsih
kurang panjang
makasih yah..
dah bantu buat tugasku..
tampilin dunk..fungsi bagian2 otak (pemetaan otak)
makacih skali lagi
Assalamualaikum Wr. Wb
makacih massss atas da ta tentang saraf otonomnya
wassalamualaikum
BAGAIMANA SARAF VAGUS MEMBANTU DALAM PROSES PERNAFASAN ?
assalamualaikum, met petang menjeleng malam
trimakasih atas infonya…
### sama-sama, somaga dapat membantu
maaf komentar diatas ada koreksi…
bukan menjelang tapi = menjelang
tengkyu
klo nulis tang besar napa biar nampak lho
EH,YG LENGKAP DONK KLO NULIS !!!
GNI MAH GUE MNA NGERTI..
aduh kok gak da gambarny….
biar lebih baik
thanks a aheap 4 those things
backbone …
Ass. Wr, Wb..
lagi cari referat nich…
pusing juga ci.. numpuk eui! Hhmm…
terima kasih atas karena saya telah mendownload halaman ini ,dan di angkat menjadi refresi tambahan bagi mata pelajaran saya
### never mind, just do it!
mksih ya mas Iqbal atas infonya……………
mas skrg lg sbk ya, cz jrng keliatan di biologi…………….
assalaamualaikum….
makasi ia….
artikelnya……
kebetulan sy dapet tugas nyari artikel gtu…
sekali lagi thankz ia….
assalamualaikum wr.wb.
terimakasih banyak…. atas datanya
Assalamu’alaikum,
makasih banyak yaaaa
blog’y dah bantu banyak
Mas saya sukA bgt m arTIkeL@. .soal@ d sc0l uga gE pembahasan mslah saraf. .
makasi =)
Aslmualkm?
Mas, sy m0 ty,
apa penybb prbdaan pnyusun substansi alba dn substansi grisea di serebrum dan sum2 tlg blkg?
Soal’y.. Di bagian korteks serebrum trdiri dr substansi grisea sdgkn bagian korteks sum-sum tlg blkg trdiri dr substansi alba. Trz lg, di bag dalam serebrum trdiri dari substnsi alba sedangkan di bag dalam sum2 tlg blkg trdri dr substansi grisea. Koq bs kblik gt y? Atz jwbn’y mksih ya mas..
tlng dong apa cih tentang sistem saraf otak ?.. tlng jelaskan definisi?nya ok? thx
tambahin donk bahannyaaaa….
macih butuh bnyk niyy…
but over all,thanks ya bwt yg punyaaaaaaaa….
^___^
makasii banyak mas bwt infonyaa^^
mw tanya,klo definisi dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi sendiri apa ya??
saya cari di mana-mana ko ga ketemu.hehe
makasii banyak..
Pa…
Gmn cra kerja indra pengecap n peraba sampai ke saraf pusat sehingga kita bira merespon?????
trim’s atas ulasanmu,berkat liat ulasanmu tentang sistem syaraf aq bisa mengerjakan tugas biologi….
makasih banyak mas, info anda banyak berguna bagi tambahan ilmu saya
sebenarnya tadi mo cari decapitasi pd hewan lab,eh nyasar kesini.tapi gpp q lht bgs jg web-nya
aduh mas makasih banget,,,
tapi pusing eng bacanya…..
arigatou!!
jazakallah,
very useful, insyaaAllah.
assalammualaikum wr.wb
makasih yh atas ilmunya “_”
saya bleh tanya ga !!!
saya masih kurang jelas sama materi ini…
ni pertanyaan nya
Apasih yang di maksud dengan sistem saraf tak sadar ???
mas syukron buat ilmunya…
kak…………. thanks buangeddddtttt…………..
makasih saya sebagai guru sangat terbantu oleh blog ini
ak mo nanya… klo syaraf simpatik dan syaraf parasimpatik itu apa???
Mo nanya….
Kalo Nama masing2 dan fungsi dari 12 pasang kranal/saraf otak apa y?
makasih
Muakasihhhhhhhh….. buaget ilmunya,mudah2an bermanfaat dunia akhirat.Aminnnnn…. Jazakumullahikathiron.
terima kasih….
info.a udah sangat membantu tugas saya
tapi kalo bisa lengkapi ama gambar.a iah
makasi banyak
thanx ya, mga pa yang ditulis berguna buat mua orang………..
Kok saraf cranial g ad?
baguuuus.
ko 12 pasang urat saraf otak gk ad sie….?????
ggk seru……………………..
ya..ya
yes tugas gw slesai
Tlg donk dikasi’literatur gambar juga,cth sel darah,saraf tepi,epitel pipih,,,,,,Seperti jaringa darah,cartilage,epitel pipih,dll.
syukran ya akhi, akhirnya tugas kami yang cuma dikasih waktu 2 jam terselsaikan
aduh gw mu sidang kenapa obat abti asetilkolin dapat menyembuhkan alzheimer.skalian menkanisme kerjanya
wah tambah bermanfaat sj ilmunya, seperti kata ulama jika semakin diamalkan ilmunya seperti pohon yang semakin berbuah lebat, jadi bisa dibagi tu buahnya sama orang lain,, selamat ya….
Wah namamu sudah menjadi rujukan banyak orang buat nulis,,,, aq jg ikut bangga, inilo temenq…. selamat lagi ya…. lebih semangat lagi nulisnya
thanjz bro….
btw kul dmana….
MAKASIH OM
maqaciii ea… krna qmuw tugas quw kelar……
thanks,blog ini sangat membantu saya salam menyelesaikan tugas2 saya! thanks
makasih buanget mas,, entah gimana jadinya laporan-laporanku klo aku g nemu blog pean ne,,
thanks banget buat infonya good luck yo mas, banyak manfaatnya buat q pribadi blog nii…
lam kenal mas…
saya mila,mahasiswi univ.neg.malang
jur.biologi murni..
boleh tukar info mengenai biologi?
jika boleh tolong balas email saya
trimakasih..
slam sukses saya mahasiswa akper sintang,kalbar…
i like it’s…..
Assalamu’alaikum,,,,,
salam kenaL sebeLumnya, Mz
Q mafa mahasiswi biologi Umm,
makasih banyakmZ,
blog’y dah bantu banyak
Wah makasih banyak mas iqbal, blognya ngebantu banget buat tugas biologi
God Bless you
thx yaa.. hehehe
mkch bnyak ya,,,,,kox gk da iqbal,,,gk tau nasip aq gmn,,,,,
he,,,he,,,he,,,tlg izinin ya… aq copy pnya km,,,,x ge mkch ya,,,,
jabon
wah kaau sistem syaraf kita ada yang error maka gerakan juga ikit eror ya…
@ jabon
betul bon …. maka kita harus sayangi apa yang di berikan tuhan sama kita
saya mau tanya ttntang fisiologi sistem syaraf donk yg pusat maupun perifer, proses mengenal, berfikir dan mengingat jga tlong jlskan ..
mksihhh
blog nya bantu aku banget buat bikin tugas yg kebetulan di suruh bikin presentasi tentang sistem saraf pada amfibi , hehe . nice blog ^^
thanks mas,,,,,,,,,!!!wat info nya,.
masih ada yg kurng….saya mau tanya…fungsi dari saraf simpatik dan para simpatik dalam kera hati pangkreas empedu, ginjal kelenjar anax ginjal,uterus, dan alat kelamin itu apa sich????
THANKS….
makasih ya ….blog ini membantu saya untuk mengerjakan tugas tentang sistem syaraf….^,^
KAG MAKASI YAAA
krang tugas’a ayu udah selese berkat blog ini
MAKASI BANYAK YA KAG!!!!!!!!
waahhhh cukup membantu..
makasiii ya massss,
slam kenal mas…
[...] SISTEM SYARAF April 2007 87 comments 4 [...]
matur nuwun wat artikelnya….
lam kenel dari lampung
Thks y
trima kasih, dapat pengetahuan baru lagi deh
M’v .. law leh tw .. sistem syaraf simpatikk apah ajJ ….
hEllo,mao Tanya syAraf sImpatIK apa EA….
aku suka ini pelajaran
siiiiiippp
terimaka kasih bpk,ibu,kakak,abang,adik dan nenek,kakek atas data2 nya
makasih banget…
udah ngebantu nyelesain tugas biologiku.
mau nanyak klo penyakit bersin2 itu penyakit apa
dan bagai mana cara pemijatan padasaraf??
Satria….. wah sekeluarga disebut tuh,,, hehehe
Altaia……sama2…. maen terus ke blog ini yaa…
umar…… bersin2 biasanya karena flu atau ada suatu benda mikro yg masuk ke hidung / saluran pernapasan…
untk pemijitan, maaf ya saya kurang faham ini..
kelenjar talamus sama hipotalamus menghasilkan hormon apa ?
wah banyak itu iyas…
yg paling ini, ada FSH
Hm. , aq mw nanya nich.knp neur0n pd sistem saraf perifer bsa trluka n bgmana cra mmprbaikinya?thanks::-)
Luka pada syaraf perifer bisa saja terjadi karena banyak hal, bisa karena benturan, tekanan fisik, paparan bahan kimia tertentu dll. terutama kan syaraf perifer perlindungannya tidak sekuat sistem syaraf pusat yg dilindungi oleh tengkorak.
secara umum ada mekanisme memperbaiki diri sendiri oleh sistem syaraf.
very very good…………..
love biology!
siiiapppp
we love Biology… hehe
asem yak,,,, banyak amattttt
kriteng, hehe… kan semakin banyak semakin lengkap.. (ngeles…..)
ya silahkan saja di pilah bagian2 yg memang di butuhkan