Kabar kesehatan pak Harto yang mulai kritis menyebar ke seluruh pelosok negeri, mulai dari pusat kota sampai ke kampung-kampung dan desa-desa, mulai dari koran lokal sampai harian internasional berbahasa inggrispun memuat berita tentang pak harto.
Masyarakatpun beragam menanggapinya, beberapa kalangan ada yang menyebut-nyebut jasa-jasa pak Harto, ada yang merasa iba dan kasihan bahkan ada yang berkumpul memanjatkan doa bersama atau lebih dikenal beristighosah memohon keselamatan mantan penguasa orde baru ini. Namun di lain pihak masih ada yang berteriak di jalanan sambil mengepalkan tangan seraya berseru, adili Soeharto!
Kabar sakitnya pak Harto ini semakin wah dengan banyaknya kunjungan tokoh-tokoh sentral nasional bahkan internasional yang datang menjenguk bapak pembangunan Republik Indonersia ini. Mulai dari presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, sampai sultan kaya asal Brunai, Sultan Hasanal Bulqiyyah, serta mantan perdana menteri Malaysia Mahatir Mohammad. Hal ini mengingatkan kita betapa besar kiprah pak Harto di kancah internasional saat Ia memimpin Negara Indonesia dahulu.
Tetapi yang terpenting dari semua ini, kita sebagai bangsa Indonesia jangan sampai terlalu larut di dalamnya, kita punya aktivitas, masalah dan kepentingan masing-masing. Untuk masalah pak Harto kita cukup tahu dan menyumbangkan do’a, atau bolehlah sedikit berkomentar, cukup!. Mari nkita lanjutkan aktivitas kita , pak Harto sudah memiliki tim dokter yang terus menangani, mari jalani keseharian kita dengan penuh semangat kerja keras, bukankah kita mencita-citakan Indonesia agar menjadi banghsa yang besar?!.
Untuk para remaja, jadikan pak Harto sebagai motivasi untuk menempa diri agar kelak dapat menjadi pemimpin besar, lebih besar dan lebih baik, lebih disayangi rakyat dan lebih adil dari bapak pembangunan kita, Soeharto.


Comments on: "Pak Harto, apa kabar?" (2)
maksih y dah ngebantu tugas.minta copy y
sama2… silahkan copy..