Blog Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang

Aksi Hari Pendidikan


Hari pendidikan yang diperingati setiap tanggal 2 mei, telah banyak menginspirasi bagi berb agai elemen mahasiswa untuk turun kejalan menuntut perbaikan dibidang pendidikan nasional, tuntutan ini ditujukan kepada Negara yang dianggap paling bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

Pada tanggal 2 mei kemarin kader-kader KAMMI se-Malang Raya melakukan aksi hari pendidikan mereka menuntut keseriusan pemerintah dalam melaksanakanan amanat rakyat dibidang pendidikan, lebih spesifik teman-teman KAMMI menolak tegas dimasukkannya gaji guru dan pegawai sekolah kedalam anggaran pendidikan, karena sesungguhnya gaji guru dan pegawai merupakan tanggungan belanja rutin bukan anggaran pendidikan.

Selain itu dengan dimasukkannya gaji guru kedalam anggaran pendidikan membuat prosentase anggaran pendidikan naik sebanyak 7%, dari yang sebelumnya hanya 11% kini menjadi 18%, dengan kata lain pemerintah dan mahkamah konstitusi ingin membohongi rakyat, seolah-olah mereka sudah semakin dekat dengan tuntutan rakyat yaitu anggaran pendidikan minimal 20%.

Maka dari itu KAMMI Daerah malang menuntut anggaran pendidikan minimal 20% segera direalisasikan TANPA GAJI GURU DI DALAMNYA. Aksi KAMMI ini berlangsung damai dan tertib, aksi dimulai dengan orasi di bundaran veteran kemudian dilanjutkan dengan longmarc sampai di depan UNMUH 3, dan kembali lagi ke bundaran veteran.

Aksi serupa juga digelar hari ini tanggal 7 mei 2008, oleh Badan Eksekutif Mahasaiswa beberapa universitas di kota malang, mereka antara lain, BEM UM, kanjuruhan, UNISMA, UMM, UNMER, dan beberapa lagi universitas swasta yang lain. Tuntutan aksi massa yang mengatasnamakan diri mereka sebagai aliansi mahasiswa peduli pendidikan ini, tidak jauh berbeda dengan apa yang telah disuarakan teman-teman KAMMI, mereka juga menuntut segera dicapainya anggaran pendidikan 20% dari APBN tanpa gaji guru dan pegawai sekolah didalamnya. Selain itu aliansi ini juga meminta kepada pemerintah untuk segera menyelesikan permasalahan-permasalahan terkait system pendidikan di Indonesia.

Aksi aliansi mahasiswa peduli pendidikan ini, dimulai di depan stadion gajayana dilanjutkan ke depan DPRD kota malang.

Comments on: "Aksi Hari Pendidikan" (2)

  1. mau tanya nih.
    kalo ada pilihan mana yang didahulukan kepentingan agama atau bangsa? :D smile

    ### menurut saya sebenarnya dua hal ini tidak dapat dibandingkan ataupun dipertentangkan, karena negara kita negara yang berketuhanan. kalo bagi saya yang seorang muslim, saya akan mendahulukan kepentingan agama dengan demikian secara otomatis saya juga mendahulukan kepentingan negara, karena, membela, memajukan dan berjuang untuk negara adalah perintah agama, ya kan!

  2. Sepakat ! memang gaji guru dan pegawai merupakan tanggung jawab pemerintah. tapi kawan, hal itu sekarang menjadi sebuah pemakluman dengan dalil itu merupakan partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pendidikan putra – putrinya. saya juga lagi menghadapi kasus yang sama di kampus saya, dimana birokrasi mewajibkan sumbangan POM sebagai bentuk partisipasi tersebut. sebagian uang POM tersebut juga digunakan untuk membayar gaji karyawan dan dosen honorer. ironis memang. kalau ada kesempatan dikaji bersama yu… =) Salam kenal dari BEM MIPA UNSOED. keep spirit !!!

    ### Salam kenal juga, hidup mahasiswa, kini bangsa kembali butuh elemen mahasiswa untuk sekali lagi mempelopori poerubahan, ayo bangkit!!!

Tinggalkan komentar/pertanyaan/kritik-saran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.