Mitosis adalah pembelahan sel yang terjadi secara tidak langsung (Setjo, 2004). Hal ini dikarenakan pada pembelahan sel secara mitosis terdapat adanya tahapan-tahapan tertentu. Tahapan-tahapan (fase-fase) yang terdapat pada pembelahan mitosis ini meliputi: profase, metafase, anafase, dan telofase.
Mitosis terjadi di dalam sel somatik yang bersifat meristematik, yaitu sel-sel yang hidup terutama sel-sel yang sedang tumbuh (ujung akar dan ujung batang). Proses pembelahan secara mitosis menghasilkan dua sel anak yang identik dan bertujuan untuk mempertahankan pasangan kromosom yang sama melalui pembelahan inti secara berturut-turut.
Mitosis pada tumbuhan terjadi selama mulai dari 30 menit sampai beberapa jam dan merupakan bagian dari suatu proses yang berputar dan terus-menerus. Pada praktikum kali ini digunakan akar bawang merah (Allium cepa) karena jaringan akar bawang merah (Allium cepa) merupaskan jaringan yang mudah ditelaah untuk pengamatan mitosis (Sugiri, 1992).
Proses mitosis ini terjadi bersama dengan pembelahan sitoplasma dan bahan-bahan di luar inti sel. Pada mitosis setiap induk yang diploid (2n) akan menghasilkan dua buah sel anakan yang masing-masing tetap diploid serta memiliki sifat keturunan yang sama dengan sel iduknya.
Urut-urutan terjadinya mitosis adalah sebagai berikut:
1. Profase
Proses terjadinya fase profase ditandai dengan hilangnya nucleus dan diganti dengan mulai tampaknya pilinan-pilinan kromosom yang terlihat tebal.
2. Metafase
Ciri utama fase ini adalah terbentuknya gelendong pembelahan, gelendong pembelahan ini dibentuk oleh mikrotubula. Gelendong ini membentuk kutub-kutb pembelahan tempat sentromer mikrotubula bertumpu.
3. Anafase
Pada fase ini kromosom yang mengumpul di tengah sel terpisah dan mengumpul pada masing-masing kutub, sehingga telihat adal dua kumpulan kromosom.
4. Telofase
Telofase adalah fase finisiong, dalam telofase ada dua tahap yaitu telofase awal dan telofase akhir. Pada telofase awal terlihat mulai ada sekat yang memisahkan antara sel-sel anak. Sedang pada telofase akhir terlihat sel-sel anak sudah benar-benar terpisah.




E. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah:
1. Alat: 2. Bahan
- Mikroskop cahaya o ujung akar bawang merah (Allium cepa)
- Kaca benda dan kaca penutup o Kertas hisap
- Pipet o Tisu
- Pinset o Alkohol 70 %
- Gelas arloji o FAA
- Silet berkarat o HCl 1 N
- Silet tajam o Acetocarmin
- Botol ampul
- Pembakar spiritus dan korek api
- Plastik dan karet
F. Prosedur Kerja
1. Tahap persiapan
Pada tahap persiapan ini adalah tahap penumbuhan akar bawang merah (Allium cepa) dan pemotongan akar bawang merah (Allium cepa). Penumbuhan akar dilakukan di dalam gelas p;lastik yang berisi air selama 1 minggu (7 hari), dengan cara menusuk bagian tengan bawang merah secara horizontal sedemikian rupa sehingga hanya bagian akarnya saja yang menyentuh air. Pemotongan ujung bawah akar dilakukan pada malam hari sebelum praktikum (Minggu) pukul 00.00-00.15. akar dipotong sepanjang 1 cm dari ujung dan selanjutnya akar direndam dalam botol ampul yang sudah diisi dengan larutan FAA, lalu botol ampul ditutup rapat dengan plastik dan diikat dengan karet.
2. Tahap pelaksanaan
Tahap pelaksanaan meliputi pembuatan preparat dan pengamatan fase-fase mitosis di bawah mikroskop. Untuk pembuatan preparat dilakukan dengan cara mengambil potongan ujung akar bawang merah (Allium cepa) dari botol ampul denagn pinset. Kemudian memindahkannya kedalam gelas arloji dan menambahkan alkohol 70 % dan dibiarkan terendam selama 2 menit.
Setelah 2 menit, alkohol 70 % dihisap dengan kertas hisap kemudian menambahkan larutan HCl 1 N dan merendamnya selama 5 menit. Setelah 5 menit berlalu, mengambil potongan akar bawang dari gelas arloji, memotong bagian ujung (tudung akar) dan meletakkannya pada kaca benda. Langkah selanjutnya yaitu ditetesi dengan larutan acetocarmin, lalu dicacah dengan silet berkarat kemudian ditutup dengan kaca penutup. Sebelum diamati di bawah mikroskop, preparat dilewatkan di atas lampu spiritus, selanjutnya menggilasnya dengan jempol atau ujung pensil yang tumpul, baru setelah itu diamati dibawah mikroskop.
H. Analisis Data
Dari hasil pengamatan fase-fase mitosis pada akar bawang merah (Allium cepa) ini diperoleh beberapa fase, antara lain:
- Anafase
Pada fase ini nampak kromosom-kromosom homolog saling berjauhan (berkumpul menuju kutub yang berlawanan). Kromosom nampak jelas mengalami penebalan sehingga dapat dilihat jelas dengan mikroskop cahaya sekalipun.
- Telofase
Fase ini merupakan fase terakhir pada mitosis. Pada fase ini nampak adanya dinding pemisah yang berupa sekat yang belum sempurna yang memisahkan kromosom-kromosom yang telah mencapai kutub. Sekat belum sempurna dan sel belum benar-benar terpisah tetapi tanda akan terbentuknya dua sel sudah mulai tampak.
- Telofase akhir
Pada fase ini sel benar-benar telah utuh. Dinding sel terlihat jelas dan kromosom yang tebal nampak berkumpul di tengah.
I. Pembahasan
Pada ujung akar bawang merah banyak sel yang mengalami aktivitas dengan rentangan 5 menit sebelum dan sesudah pukul 24.00 WIB. (Margono, 1973), berdasarkan keterangan tersebut maka proses pemotongan akar bawang merah (Allium cepa) dilakukan pada pukul 00.00. Dengan dipotongnya akar bawang pada jam-jam tersebut sehingga diharapkan akan potongan akar yang mengandung banyak sel-sel yang sedang melakukan aktivitas mitosis. Namun kami tidak mungkin melakukan pengamatan pada tengah malam, jadi kami memasukkan potongan kar bawang tersebut ke dalam botol fial berisi FAA, fungsi dari FAA ini adalah untuk menghentikan aktivitas mitosis dan mempertahankan kondisi sel-sel akar bawang sebagaimana saat kami memotongnya.
Sebelum mengamati sel-sel akar tersebut dibawah mikroskop, potongan-potongan akar tersebut harus memalui beberapa perlakuan, yaitu harus direndam di dalam alcohol 70%, perendaman ini bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa FAA yang masih terdapat di dalam sel-sel akar bawang merah. Selain itu perendaman dengan alcohol bertujuan untuk menyegarkan kembali sel-sel akar bawang yang sudah semalaman dimasukkan kedalam botol fial berisi FAA.
Perlakuan berikutnya adalah perendaman dengan HCl, hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam memotong tudung akar bawang merah (Allium cepa), karena dengan pemberian HCl dapat memperjelas batas tudung akar dengan sel-sel diatasnya, tudung akar akan terlihat lebih putih dibandingkan bagian lain dari akar bawang merah(Allium cepa), pemberian HCl ini juga dapat melunakkan dinding sel sehingga memudahkan dalam memotong.
Perlakuan berikutnya lagi adalah pemberian acetocarmin, acetocarmin adalh pewarna, sehingga jelas fungsinya dalah untuk memberi pigmen kepada sel-sel akar bawang sehingga mudah untuk diamati. Tidak cukup dengan itu agar penyerapan warna lebih cepat maka perlu ditambahkan FeCl2, yang pada praktikum kemarin kami dapatkan dengan mencacah bahan amatan dengan menggunakan silet berkarat.
Pada saat pengamatan kami menemukan sel-sel yang sedang berda dalam fase Anafase, telofase awal dan telofase akhir. Pada sel yang sedang dalam fase Anafase terlihat jelas kromosom yang terkumpul pada kutub masing-masing dari sel tersebut. Pengamatan tersebut semakin menyakinkan kami setelah kami melihat model fase-fase pembelahan yag terdapat di ruang genetika.
Sel berikutnya yang kami amati adalah sel dengan sekat yang belum sempurna, sehingga kami simpulkan sel tersebut sedang dalam fase Telofase awal. Dan sel terakhir yang sempat kami amati memiliki ciri-ciri bagiannya sudah utuh, dinding selnya terlihat jelas dan kromosom terlihat mengumpul di tengah sehingga kami simpulkan sel tersebut berada dalam fase Telofase akhir.
Pengamatan sel-sel pembelahan mitosis ini kurang maksimal karena kungnya lat yang memadai, serta keterbatasan waktu, yang sebenarnya juga karena kami tidak cepat tanggap. Sebenarnya banyak fase-fase lain yang belum sempat teramati.
J. Diskusi
Alasan penggunaan akar pada praktikum kali ini adalah antara lain karena akar merupakan salah satu jaringan yang sel-sel penyusunnya adalah sel-sel somatik, khusus pada ujung akar bersifat meristematik. Mitosis merupakan pembelahan sel yang umumnya terjadi pada sel-sel yang hidup terutama sel-sel yang sedang tumbuh, dan dan sel-sel ini umnya terdapat pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan. Hal inilah yang melatarbelakangi digunakannya akar dalam praktikum mitosis ini.
a. Alasan pemotongan akar bawang merah dilakukan pada pukul 00.00 adalah karena mitosis pada akar bawang merah terjadi pada jam-jam tersebut. Proses itosis pada tanaman umumnya terjadi selama antara 30 menit sampai beberapa jam dan merupakan bagian dari suatau proses yang berputar dan terus-menerus (melalui fase-fase yang terus berjalan) dan pada akar bawang merah (Allium cepa) ini mitosis terjadi mulai pukul 00.00
b. Tidak, tidak semua tanaman mitosisnya terjadi pada malam hari, waktu terjadinya mitosis tergantung pada spesies tanaman yang bersangkutan. Contohnya tumbuhan paku, mitosis pada tumbuhan paku tidak terjadi pada malam hari, melainkan siang hari.
c. (Mungkin) Tidak, karena mitosis pada tumbuhan terjadi selama 30 menit sampai beberapa jam dan merupakan suatu proses yang berputar dan terus-menerus. Setelah mengalami fase mitosisinti yang dalam keadaan tidak membelah berada dalam stadium interfase dan fase ini berlangsung dalam tempo yang cukup lama.
- Fungsi dari reagen-reagen yang digunakan dalam praktikum pengamatan akar bawang ini adalah:
- Tujuan penggunaan silet berkarat pada saat pencacahan adalah untuk mengefektifan pewarnaan. Seperti kita ketahui dalam karat besi terdapat Fe Cl2 yang dapat mempercepat proses penyerapan warna.
- Tidak, kami tidak dapat mengamati semua fase karena keterbatasan waktu dan alat.
- Ya, kami dapat menjumpai fase-fase mitosis pada tumbuhan lain selain pada bawang merah (Allium cepa), hal ini dikarenakan semua tumbuhan pasti melakukan mitosis, sehingga kita dapat mengamati fase-fase pembelahannya, misalnya saja pengamatan fase-fase mitosis pada tumbuhan paku.
K. Kesimpulan
- fase-fase mitosis yang ditemukan pada pengamatan akar bawang merah (Allium cepa) adalah Anafase, Telofase awal, dan Telofase akhir.
- ciri-ciri yang dapat dideteksi pada masing-masing fase yang ditemukan antara lain:
ü Pada Anafase nampak kromosom-kromosom homolog berkumpul menuju kutub yang berlawanan.
ü Pada Telofase awal nampak adanya dinding pemisah yang berupa sekat yang belum sempurna
ü Pada Telofase akhir sel nampak sudah utuh, dinding sel jelas dan kromosom mengumpul di tengah.
L. Daftar Pustaka
Anonim. 2004. The Cell Cycle & Mitosis Tutorial. (Online). http://www.biology. arizona.edu/cell_bio/tutorials/cell_cycle/cells3.html, diakses tanggal 28 Februari 2007
Margono, Hadi. 1973. Pengaruh Colchicine terhadap pertumbuhan Memanjang Akar Bawang Merah (Alium cepa). Skripsi tidak diterbitkan. Malang: IKIP
Setjo, Susetyoadi. 2004. Anatomi Tumbuihan. Malang: JICA.


Comments on: "Fase mitosis akar bawang (Alium cepa)" (51)
Assalamualaikum..saya raka..mahasiswa fakultas biologi ugm..kebetulan penelitian saya juga mengupas karakterisasi kromosom bawang merah…saya ingin terlibat diskusi tentang topik tersebut..boleh saya minta alamat email anada utk korespodensi?..email saya r_swaz@yahoo.com..tksh wass wb
ape ne!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
anggon geno ne kene2an???
dadi anggon ngoreng be????
wkwkwkwkw
terima kasih infonya
Asalm,,, Saya tia dr universitas mulawarman.. Info ny keren.. Sukses buat iqbal
iseng2 baCa bLog iqbaL,. ada tentang tahapan pembelahan mitosis
———————————————————–
IqbaL wrote :
Urut-urutan terjadinya mitosis adalah sebagai berikut:
1. Profase
Proses terjadinya fase profase ditandai dengan hilangnya nucleus dan diganti dengan mulai tampaknya pilinan-pilinan kromosom yang terlihat tebal.
2. Metafase
Ciri utama fase ini adalah terbentuknya gelendong pembelahan, gelendong pembelahan ini dibentuk oleh mikrotubula. Gelendong ini membentuk kutub-kutb pembelahan tempat sentromer mikrotubula bertumpu.
3. Anafase
Pada fase ini kromosom yang mengumpul di tengah sel terpisah dan mengumpul pada masing-masing kutub, sehingga telihat adal dua kumpulan kromosom.
4. Telofase
Telofase adalah fase finisiong, dalam telofase ada dua tahap yaitu telofase awal dan telofase akhir. Pada telofase awal terlihat mulai ada sekat yang memisahkan antara sel-sel anak. Sedang pada telofase akhir terlihat sel-sel anak sudah benar-benar terpisah.
tm wrote :
sedikit tambahan informasi (sebatas pengetahuan saya saja) :
1. Profase : setahu saya yang menghilang bukan nucleus, tapi membran nucleus dan nucleolus
2. metafase : setahu saya ciri utama fase ini adalah kromosom berada pada plate metafase (atau lebih sering dikenal dengan bidang ekuatorial),.
hal tersebut terjadi karena kromosom bergerak menuju plate metafase (prometafase) kemudian benang spindel melekat pada sentromer pada bagian kinetokor dari kromosom,.
nah mengenai terbentuknya benang spindel saya lupa, apakah di profase atau di metafase,. kog saya lebih cenderung di profasenya ya,. jadi saat profase : membran inti menghilang, nucleolus menghilang, sentriol (pada sel hewan) menuju ke arah yang berlawanan dan terbentuk benang spindel,.
tapi ga tau juga,. insyaALLAH nanti saya coba baca lagi,. ^_^
3. anafase : setahu saya, pada anafase sentromer membelah, benang spindel memendek sehingga masing-masing kromatid pada kromosom terpisah menuju kekutub masing2,.
intinya pada anafase terjadi Pemisahan Sister Kromatid,.
4. telofase : no comment
tambahan informasi : membran inti dan nucleolus muncul kembali,.
tambahan informasi juga,. beberapa ahli genetika telah sepakat bahwa fase mitosis ada 5 :
profase, prometafase, metafase, anafase, telofase
pada Prometafase : Kromosom bergerak menuju ke plate merafase, kromosom tersebar tidak saling tumpang tindih,
sehingga memudahkan untuk dilakukan penghitungan jumlah kromosom dan dibuat karyotipe
———————————————————–
Iqbal wrote :
Pada praktikum kali ini digunakan akar bawang merah (Allium cepa) karena jaringan akar bawang merah (Allium cepa) merupaskan jaringan yang mudah ditelaah untuk pengamatan mitosis (Sugiri, 1992).
tm wrote :
saya kurang setuju dengan pernyataan pak sugiri saya lebih setuju dengan jawaban diskusi Iqbal pada point 1.
Mitosis –> sel somatis
Tahapan mitosis –> maka digunakan sel2 yang bersifat meristematis,.
perlu juga dibahas mengenai kenapa menggunakan bawang merah sebagai model praktikum,.. seperti mendel menggunakan erchis atau dosen saya yang menggunakan melon dalam penelitiannya sebagai model
———————————————————–
Iqbal wrote :
pada akar bawang merah (Allium cepa) ini mitosis terjadi mulai pukul 00.00
tm wrote :
informasi : laboratorium genetika di Institusi saya sedang gencar2nya membuat database karyotipe berbagai organisme di Indonesia,.. termasuk bawang merah juga telah ada data basenya.,
untuk membuat karyotipe tersebut dibutuhkan mitosis pada saat Prometafase,..
point penting disini bahwa rekan2 saya melakukan preparasi pada saat pagi hari antara pukul 08.00-08.45,. Meskipun beberapa kultivar dijumpai hingga pukul 14.00 WIB,..
sehingga kedepannya mungkin bisa diusulkan ke Intitusi Iqbal, ga usah repot2 memotong ujung akar pukul 00.00 WIB (enakan buat tahajud atau tidur,. heHe)
———————————————————–
Iqbal Wrote :
Analisis data
1. Anafase
Pada fase ini nampak kromosom-kromosom homolog saling berjauhan (berkumpul menuju kutub yang berlawanan). Kromosom nampak jelas mengalami penebalan sehingga dapat dilihat jelas dengan mikroskop cahaya sekalipun.
tm wrote :
Setahu saya, anafase pada mitosis adalah pemisahan sister kromatid,.
Mitosis Bukan pembelahan Reduksi jadi sel anakan tetap 2n,.
setahu saya pemisahan kromosom Homolog terjadi pada Anafase I saat Meiosis (sehingga dengan dibaginya kromosom homolog ke sel anakan maka hasil akhir meiosis I adalah 2 sel anakan yang haploid)
kemudian Meiosis II,. hampir mirip dengan mitosis
Anafase II terjadi pemisahan sister kromatid
jadi Hasil Akhir Meiosis II : 4 sel haploid
——————————————————–
Maaf jika ada yang salah karena hanya mengandalkan pemahaman saja tidak bawa referensi. InsyaALLAH akan saya ricek lagi dengan Referensi jika ternyata saya salah.
Semoga Bermanfaat bagi diri saya sendiri dan orang lain,.. Amien
mengapa tdak ada tentang daftar pustakax ya??? mhon di bhas dnk???
Assalamu’alaikum,. wr, wb.
IqbaL ikoet ke UNaiR ga aCara BioSpeCtacular n Rakornas IKAHIMBI,..???
muakasih bagetz ya mas
lumayan……
makasih yow,
lumayan bwt nmbahin pembahasan di lap. gentum kyu.
SEMANGAT…!!!!!!!
thanks your information very complete
N_@noer.Com
trs dikembangkan yaaaaa maaass !!!!!!!!
di suport ama sma kOk……………..
### oik….. insyaAllah, dukungannya ya/….
waah spontann uuyy
### ???
Thanx ea… bwt cmy….tlg donk tntg hwn ny
sumpahh gw suka banget bahasa…..
syukron katsir atas informasinya,,,,,,,,,,,,
sekarang dah dapat GeNeTiKa………………!!!!!!!!!!!!!
sekalian kalau bisa sama laporan drosophylanya…..hehehe,,,,,,,,
jazakumulloh khoir…………..
ganbatte ne…!!!!!!!!!
zugoi-zugoi-zugoi….
### waduh bahasa apaan tuh, wes pokoe intine syukeon juga sam-sama…. hehe
wassalm
terima kasih saudaraQ sudah sering memberikan info ttg bio, beruntung bgt Q bs bk2 blog mu…….
sukses ya……
### amiiiin…
mas sekali- kali di tambah ma laporan genetika semua yang lengkap ntar biar enak nggarape…. key!!!!!!! ma laporan lalate pisan
### hahaha, la engkok dimarahi pak dhe trus piye, hhehehe becanda…
assalamualaikum..
syukran mas, laporan membantu banget. suwun….
### waalaikum salam.
afwan, syukron juga udah sudi mampir di log ana.
thanx ya mas iqbal atas infonya
jadi lebih mudah ngerjain laporan ne…
thanx, ne sangat bermanfaat buat ade2x…
terus ditingkatkan ya mas…
semua laporan kulx aja…
hehehe
### sama-sama win
Maksih ya maz ya, dah bantuin kasih inspirasi buat ngerjain laporan genetika 1 aq. kebetulan q dapat proyek bawang nie…jadi ngerasa terbantu, moga aja terus dikembangin yah!!!!
### amiin, doain aja
Ass. .smangat!!! buat maz iqbal!!!makasih dah bantuin kasih masukan buat laporan genetika 1 q n teman-teman semua. . .terus ditingkatin yahhh!!!hehehe
makasih banget…
### www. makasih atas semangatnya, hehe. saya senang blog ini bermanfat bagi sesama
makasih infonya…
bisa dijafikan bahan tambahan…..
### sama-sama, saya senang blog ini berguna
Assl. Wr. Wb.
Mas terimakasih atas adanya blog mas cz dgn ne saya bisa mengejakan laporan genetika. smoga blog ne dpt berguna bg teman2 laen yang membutuhkan
Salam Lestari…….!
kalau saya boleh memberi saran, Sebaiknya jangan laporan praktikum yang diposting cz tu bikin kita malas berpikir, lebih baik diperbanyak artikel artikel saja…jd temen2 mash berusaha berpikir untuk menyimpulkan…
Menyedihkan sekali melihat seorang teman yang hanya tinggal CP laporan dari internet, terlebih apa yang dipostingkan sama persis seperti apa yang kami praktikumkan…
mkasih…
trus pada percobaanmu itu yang sering muncul fase apa???
kenapa???
keyeeeeeeennnnnn………………….
gw Zuka peNelitiaN Loe…………..
…
shhhiiipzZZZZZ dUech
keyeeeeeeennnnnn………………….
gw Zuka peNelitiaN Loe…………..
…
shhhiiipzZZZZZ dUech
pi Napa Gak ada GaMbar struktur baWang _nya ???????
M0h0n ditaNpilin yEah…………..
assalamu’alaykum…
seperti koment mas raka diatas…
sama dengan penelitian seminar saya juga skripsi..
tambahan, untuk mendapatkan hasil foto kromosom yang menyebar dengan bagus (pro-metafase), sehingga mudah dihitung, dan diukur maka tergantung dari waktu preparasi kromosom (j8-10 wib) waktu dimana sel aktif membelah.dan keahlian teknik squash (pengalaman)..
semoga bermanfaat……….
KrEnnn banGet ne….
Laen X diLengkapin lagi Yach…
LumaYan ne Bwt Nambah2 Laporan genetika Q,
KebetuLan LAgi MAlez Mikir GitChu.., Hehehe
makasih materinya.materi ini sangat bermanfaat untuk saya sebagai mahasiswa biologi yang lagi nyusun tugas ahir
matur nuwun,lumayan nie bisa nambahin laporan genetika…….. Salam Biologi
thanks bwt infonya………, tp mana gambar tiap fase yang dialamin si alium cepa fa ascalonicumnya???? biar lebih dimengerti, spirit!!!!!
tHanks iiaa,,nGebantu baNget..
^_^..
infonya berguna bnged…
maksi yooo
makasih ya bwt tulisannya…
BTW Foto Praktikumnya G keliatan da cara lain g bwt ngambil foto praktikumnya klo bisa sekalian foto literatur yaaa…
thanks a lot…
assalamualaikum Wr.Wb.
aQ mahasiswa Unuversitas negeri gorontalo, kebetulan baget aQ bru praktikum tentang miosis, n lg bwt laporan, jd pas bant unt referensi. thanks yaaaa……!!!!
Sebelumnya aku ucapin makasih buat iqbal. cz lewat blog nya ini, aku bisa nambahin materi di laporan praktikum biologi aku.
Dan aku pikir materi yang disediakan sangat bagus….
mau nanya ne kak iqbal…..!!
boleh kan…???
aq kan di suru bikin refferat/paper gitu tentang pengamatan pembelahan sel???
kakak punya referensi yang lebih lengkapnya gag???
terima kasih kak infonya…
untung banget satu kampus…
thanks infonya…., abel’z bisa kebantu dengan info yana da disini….
syukron…..!!
sami2 abel.
btw baca juga di commentnya ya, coz ada bberapa koreksi di komment
di fase mana yg paling mudah utk menghitung jumlah kromosom sel . ??
haduuh , pusing saya .
makasi info.a
kbetulan kelas saya abis praktikum mitosis
pada fase apa mitosis yang sulit diamati ?????
gambarnya manaaa…??
*lemes deh
deisy: fase yg dipercaya paling mudah untuk di amati adalah metafase, karena pada fase tsb kromosom berjajar di garis ekuator
fe. sippp fe, semangat
miftahul, tentu saja ya d profase… kan memban intinya ilang trus materi genetiknya terurai,, susah itu untuk di amati
sama gak si praktikum ini kalo bahannya bawang bombay ??
sama aja, tapi kenapa susah2 pake bawang bombay, hehehe