Renungan: Ternyata Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
Diceritakan bahwa ada sepasang suami istri yang cukup bahagia, hubungan antara sang suami dengan istrinya tampak begitu harmonis. Mereka saling menghargai satu sama lain, mereka berbagi suka dan duka bersama, berbagi cerita bersama dan menghabiskan waktu bersama. Sang suami menjalankan tugasnya mencari nafkah dengan baik, sang istripun demikian, ia merawat rumah dengan baik pula. Mereka selalu berbagi, kecuali satu, sang istri menyimpan sebuah kotak misterius. Sang istri meminta kepada suaminya untuk tidak menanyakan ataupun berusaha mengetahui isi kotak misterius tersebut. Apa yang ada di dalam kotak tersebut hanya diketahui oleh sang istri seorang. Sang suami pun menghargainya, ia tidak pernah sekalipun menanyakan isi kotak itu, meskipun sebenarnya ia sangat penasaran. Hari berganti minggu, minggu menjadi bulan, bulan menjadi tahun dan pernikahan merekapun sudah lama dan kini mereka telah tua. Suatu hari sang istri jatuh sakit, karena kondisinya yang tua dan lemah ia tidak kunjung sembuh dari penyakitnya, namun suaminya selalu setia merawat dan menjaganya.
Suatu saat sang istri merasa Read more…



Hampir semua update di facebook menyinggung tentang HUT RI yang sudah ke-64 ini. memang hal tersebut wajar karena kita semua merupakan warga negara Indonesia. Di desa maupun di kota semua lapisan masyarakat mengadakan pesta rakyat menyambut perayaan hari ulng tahun RI ini. Di lokasi KKN saya saj acara rangkaian 17an sudah dimuai sejak bulan juli kemarin dan terus berlangsung hingga sekarang. sungguh luar biasa animo masyarakat merayakan hari dikumandangkannya proklamasi kemerdekaan indonesia ini.
Setelah iseng membaca artikel tentang lingkungan, saya jadi teringat ketika beberapa kali saya bersama teman-teman melakukan ekspedisi asal-asalan. Salah satunya yang masih begitu saya ingat adalah ketika pembubaran kontrakan. Jadi kami sekontrakan (yang kami beri nama alfa C@mp.) malakukan ekspedisi-ekspedisian ke pulau sempu. Hanya berbekal cerita dari teman yang pernah berkunjung ke pulau itu serta uang kas kontrakan yang masih tersisa, kami berdelapan menyusun rencana. Awalnya kami hendak berangkat ke sempu dengan menumpang mobil sewaan, namun hal tersebut segera kami anulir setelah tahu mahalnya harga sewa mobil apalagi kami berencana menginap di sempu tidak hanya sekedar mampir. Akhirnya kami sepakat untuk berangkat dengan 4 sepeda motor, masing-maisng berboncengan dengan bergantian mengemudi.
Tanggal 26 Januari lalu musyawarah komisariat KAMMI UM telah memutuskan akhy Ajun Febriandi sebagai ketua komisariat yang baru mengantikan Ana sebagai ketua komisariat periode 2008. Disini Ana ingin mengucapkan selamat mengemban tanggung jawab yang baru bagi Akhy Ajun. Ketua komisariat bukanlah amanah yang ringan, bahkan sangat berat menurut Ana. Oleh sebab itu Ana mengajak kepada seluruh anggota KAMMI KOMISARIAT UM untuk memberikan dukungan yang sebesar-besarnya kepada akhy Ajun dengan inisiatif, kreatifitas dan ketaatan sebagai jundi.
Sebagaimana saya jelaskan di postingan sebelumnya, tentang
Krisis di palesina tepatnya di jalur Gaza, telah sampai pada tahap genocide (pemusnahan suatu ras tertentu) dulu kita masih ingat bagaimana hal ini dilakukan oleh rezim Adolf Hitler bersama NAZI, kini hal yang sama, bahkan lebih parah telah dilakukan oleh Israel (kenapa saya bilang lebih parah karena dulu Hitler melakukannya pada situasi perang, tapi yang dilakukan Israel sekarang hanya dengan dalih membalas serangan HAMAS, lucu sekali bukan?)
Alhamdulillah rangkaian musda telah usai, dan menghasilkan banyak sekali PR-PR besar bagi para kader KAMMI DAERAH MALANG. Musda kali adalah musda terpanjang yang pernah ana ketahui, kenapa begitu? karena musda ini berlangsung selama tiga hari dan itupun baru berakhir pada tengah malam hari ketiga coba beberapa jam lagi, wah bisa empat hari rekor tuh…

Komentar Terbaru