Arsip

Posts Tagged ‘refleksi’

Renungan: Ternyata Sulit Melihat Kesalahan Sendiri

Februari 12, 2010 IqbalAli 3 komentar

Diceritakan bahwa ada sepasang suami istri yang cukup bahagia, hubungan antara sang suami dengan istrinya tampak begitu harmonis. Mereka saling menghargai satu sama lain, mereka berbagi suka dan duka bersama, berbagi cerita bersama dan menghabiskan waktu bersama. Sang suami menjalankan tugasnya mencari nafkah dengan baik, sang istripun demikian, ia merawat rumah dengan baik pula. Mereka selalu berbagi, kecuali satu, sang istri menyimpan sebuah kotak misterius. Sang istri meminta kepada suaminya untuk tidak menanyakan ataupun berusaha mengetahui isi kotak misterius tersebut. Apa yang ada di dalam kotak tersebut hanya diketahui oleh sang istri seorang. Sang suami pun menghargainya, ia tidak pernah sekalipun menanyakan isi kotak itu, meskipun sebenarnya ia sangat penasaran. Hari berganti minggu, minggu menjadi bulan, bulan menjadi tahun dan pernikahan merekapun sudah lama dan kini mereka telah tua. Suatu hari sang istri jatuh sakit, karena kondisinya yang tua dan lemah ia tidak kunjung sembuh dari penyakitnya, namun suaminya selalu setia merawat dan menjaganya.
Suatu saat sang istri merasa Read more…

Renungan: “Pah, Bisa ga’ Kalau Seumur Hidup Kita Tak Pernah Bermaksiat?”

Februari 11, 2010 IqbalAli 2 komentar

Renungan ringan tapi sarat makna. Renungan ini  saya dapatkan ketika mengikuti pengajian rutin mingguan ;) . Dikisahkan, seorang anak yang polos bertanya kepada papanya,
“Pa, kira-kira bisa tidak ya, kalau seumur hidup kita tak pernah sekalipun berbuat kemaksiatan kepada Allah?”
Si papa cukup kaget dengan pertanyaan anaknya yang masih polos ini, cukup lama sang papa memutar otak mencari jawaban yang pas untuk pertanyaan ’sulit’ dari anak laki-lakinya ini. Akirnya sang papa menjawab,
“Wah kayaknya gak mungkin nak (sambil mengingat kemaksiatan-kemaksiatan yang pernah dilakukannya) susaaaaah banget kalau seumur hidup gak bermaksiat sama sekali”
si anak mengerutkan dahi, lalu bertanya lagi (namanya juga anak-anak),
“Kalau satu bulan aja tanpa kemaksiatan, bisa gak pa?”
Sang papa tidak menyangka anaknya akan bertanya demikian, Read more…

Selepas Sholat, Sujud dan Meninggal, MasyaAllah

Februari 9, 2010 IqbalAli Tinggalkan komentar

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…

Alloohummaghfir lahu Warhamhu Wa ‘Aafihi Wa’fu ‘ahu, Wa Akrim Nuzulahu, Wa Wassi’ Madkholahu, Waghsilhu Bil Maa’i WatsTsalji Wal Barodi, Wa Naqqihi Minal Khothooyaa Kamaa Naqqaitats Tsaubal Abyadho Minad Danasi, Wa Abdilhu Daaron Khoiron Min Daarihi, Wa Ahlan Khoiron Min Ahlihi, Wa Zaujan Khoiron Min Zaijihi, Wa Adkhilhul Jannata, Wa A’idhu Min ‘Adzaabil Qabri……..

[Ya Allah, Ampunilah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia),……..
Amin ya Robbal Alamin]

Doa di atas adalah salah satu komentar pada artikel yang menunjukkan wafatnya seorang muslim dalam keadaan sujud, Read more…

7 Kalimat Super Dahsyat

Januari 21, 2010 IqbalAli 6 komentar

Read aricle below in English
Baca artikel berikut dalam bahasa Inggris
Ada 7 kalimat super dahsyat yang dapat membuat kita terpandang di sisi Allah dan Malaikat, serta dapat membuat dosa kita terampuni walaupun sebanyak buih di lautan… wow!!!!

Tujuh kalimat super dahsyat tersebut adalah:

  1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
  2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
  3. Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
  4. Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok
  5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah” jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
  6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun ” jika menghadapi dan menerima musibah
  7. Mengucap “La ila ha illa Allah muhammad rasulullah” sepanjang siang dan malam, sehingga tak terpisah dari lidahnya

(disarikan dari hadist Rosululloh)

Read aricle above in English
Baca artikel di atas dalam bahasa Inggris

More article in English

Refleksi Tahun 2009

Desember 31, 2009 IqbalAli 2 komentar

huft, malam ini adalah malam terakhir di tahun 2009. Berat juga rasanya untuk meninggalkan tahun 2009 ini, karena pada tahun 2009 ini banyak hal besar terjadi padaku: PPL, KKN, Sidang Skripsi, Wisuda, Memulai Ngajar dan banyak lagi. begitu pula hal-hal yang kurang ‘manis’ juga terjadi di tahun 2009 ini (g usah a sebut ya). Tapi bagaimanapun, waktu tetap akan berlalu tanpa peduli terhadapa apa yang sudah kita lakukan, yang bisa kita lakukan adalah mengisinya sebaik dan semanis yang kita bisa. Selamat tinggal tahun 2009, akan ku catat kesalahan, bunder-blunder, kesia-siaan yang telah kulakuakan selama setahun ini dan aku bertekad jangan sampai terulang di tahun berikutnya. Begitu juga, target-target yang belum tercapai ditahun ini, aku berharap akan dikabulkan Allah di tahun berikutnya. Terakhir, aku memohon kepada Allah, ampuni segala dosa dan kesalahan hamba selama tahun 2009 dan berilah hamba kekuatan, semangat, energi dan kesempatan-kesempatan BARU sehingga bisa menjadi apa yang engkau tuntunkan ya Rabb, amiin ya rabbal alamiin.
Dan ternyata tahun 2009 ini di tutup dengan wafatnya presiden RI ke-4 GUSDUR, moga bliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah, amin.
(31 Desember 2009)

Categories: Umum, refleksi Tag:, ,

Baik Mana, Ngerepek apa Nyontek?

Desember 24, 2009 IqbalAli 8 komentar

Tulisan ini saya persembahkan untuk siswa-siswa saya di MTs dan MA Al-khoirot yang sedang menempuh ujian semester ganjil, semoga mereka dapat mengerjakan soal-soal ujian dengan baik dan yang lebih penting lagi secara JUJUR. Kadang siswa atau mungkin juga mahasiswa sekalipun, menganggap bahwa nyontek, ngerepak dan sebangsanya itu adalah hal yang wajar dilakukan oleh siswa, karena hampir semua melakukannya, lebih celakanya lagi sang guru (dosen) juga menganggapnya begitu. Padahal ketika seorang siswa/mahasiswa curang dalam tes, paling tidak ada tiga hal yang hilang. Read more…

Surat Terbuka kepada Para Penggiat Korupsi (Koruptor) Tanah Air

Desember 9, 2009 IqbalAli 3 komentar


Bapak-Ibu Koruptor sekalian, sebelumnya kami ucapkan terimakasih, berkat Anda sekalian mencuri uang negara kami, menjadikan kami (bangsa Indonesia) lebih kuat, kami bisa berlatih bertahan dalam keadaan sulit, dan melatih kami menahan amarah karena hak-hak kami kalian curi.
Bapak-Ibu koruptor sekalian, khususnya yang sudah tertangkap, terimaksih, berkat Anda kami jadi takut untuk melakukan korupsi, kami takut MALU, kami takut KEHILANGAN HARGA DIRI dan kami takut menjadi MUSUH SELURUH BANGSA INDONESIA.
Bapak-ibu koruptor sekalian, di hari ANTI KORUPSI sedunia ini, kami meminta, KALAU BISA tolong berhenti korupsi sejenak, demi menghormati kami-kami yang berdemo menyuarakan ANTI KORUPSI. Yaah itupun kalau bisa, karena kami tahu sulit bagi Anda meninggakan kegiatan korupsi.
Bapak-Ibu koruptor sekalian, sekali lagi ucapan terimakasih kepada Anda sekalian dari kami para AKTIVIS ANTI KORUPSI, karena berkat Anda kami ada dan siap berjuang memberantas KORUPSI!

Memperingati hari Anti Korupsi Sedunia
9 Desember 2009

Siapakah yang menjamin Anda hidup sampai Dzuhur, jika Allah menakdirkan Anda mati sekarang?

November 17, 2009 IqbalAli 4 komentar

Dikisahkan bahwa Umar bin Abdul Aziz memiliki putra bernama Abdul Malik, seorang pemuda yang bersahaja yang senantiasa menghiasi lembaran hidupnya dengan ketaqwaan dan kezuhudannya.

Suatu saat , ketika Umar sampai di rumah, selepas mengurus pemakaman saudaranya, datanglah sang anak menghampirinya. Kemudian anak inipun bertanya,

“yaa Amirul mukminin, apakah gerangan yang mendorong Anda membaringkan diri di siang bolong begini?”

Umar bin Abdul Aziz tersentak dan kaget tatkala sang putra memanggilnya dengan sebutan Amirul Mukminin, bukan dengan pangilan Ayah sebagaimana biasanya. Read more…

Menemukan Pahlawan Bangsa

Oktober 30, 2009 IqbalAli 5 komentar

Bagi siapa saja yang membaca artikel ini, bersiaplah untuk menjadi pahlawan bangsa

5147617

Sebuah buku karya Anis Matta yang berjudul “Mencari Pahlawan Indonesia”, buku ini sudah berkali-kali saya baca dan selalu saya temukan nilai dan penyemangat baru, untuk selalu berbenah diri, terakhir buku ini dipinjam teman cukup lama, baru kemarin dikembalikan, sehingga saya coba2 lagi untuk membacanya, berikut ini artikel terakhir dalam buku tersebut yang berjudul sama dengan judul buku, yaitu ‘Mencari Pahlawan Indonesia’.  Saya ingin membaginya dengan pembaca sekalian,……

Mencari Pahlawan Indonesia:

Yang saya rasakan saat ini adalah dorongan naluri; bahwa negeri ini sedang melalui sebuah persimpangan sejarah yang rumit, sementara perempuan-perempuannya sedang tidak subur, mereka semakin pelit melahirkan pahlawan.
Read more…

Wisuda

Oktober 13, 2009 IqbalAli 5 komentar

toga3-iqbalali

Hari ini aku wisuda. Then, good bye UM

Status di atas aku tulis di facebook saat aku mengikuti prosesi wisuda semester genap Universtas Negeri Malang. sungguh membanggakan wisuda dihadiri oleh aba and umma…….
Read more…